Masalah Sogok Menyogok Dosen PBSI

Nongkrong di Ruang Kaprodi Jilid II  Bersama Bu Arju dan Pak Arief

 

Saya pernah menulis tentang Asal-Usul Bingkisan Sidang Skripsi, sebenarnya bahan tulisan itu merupakan hasil dari wawancara tak terencana dengan Bu Endang di ruang Kaprodi beberapa bulan yang lalu bersama Jatmiko dan Ababal Ghussoh. Seminggu yang lalu, saya beserta Diah Nota dan Jatmiko kembali nongkrong di ruang Kaprodi membahas persiapan PKL ke Yogyakarta (penulisan yang benar, bukan Jogja). Jadi, saya anggap sowan yang kedua di ruang Kaprodi sebagai Nongkrong Jilid II.

Selain membahas persiapan PKL, saya juga menyusupkan usulan kepada Pak Arief selaku Kaprodi PBSI (maklum saya bukan panitia PKL jadi keikutsertaan masuk ke ruang Kaprodi hanya kebetulan saja). Saya mengusulkan bagaimana jika Pak Arief mengikuti jejak Kaprodi Pendidikan Biologi yang mengeluarkan surat keputusan yang melarang pemberian bingkisan oleh mahasiswa kepada dosen penguji. Jadi sebenarnya jagongan jilid II ini masih bersangkut-paut dengan jagongan yang pertama.

Menanggapi hal itu, Pak Arief tidak bisa menerima usulan saya tapi juga sependapat dengan saya bahwa mahasiswa tentu keberatan secara pendanaan untuk membeli bingkisan. Bu Arju juga sependapat dengan Pak Arief. Bapak dan Ibu dosen ini juga mengataka bahwa apa yang diberikan mahasiswa sama sekali tidak memengaruhi nilai. Malah Pak Arief berkata, “Nilai itu pure sesuai hasil pekerjaan mahasiswa” maksudnya sesuai dengan hasil kerja skripsinya.

Pak Arief juga bercerita pernah ada mahasiswa yang memberikan bingkisan sebelum ujian (biasanya bingkisan diberikan setelah ujian) skripsi di ruang Kaprodi. Si mahasiswa memberikan bingkisan dengan berkata, “ini titipan dari Bapak saya untuk Pak Arief”. Mencium gelagat yang kurang senonoh seperti itu (mungkin Pak Arief menganggap hal itu sebagai sogokan/suap/pelicin) Pak Arief tidak mau menerima bingkisan tersebut. Si mahasiswa memaksa untuk memberikan dan akan meninggalkan bingkisan di ruang Kaprodi. Melihat hal tersebut Pak Arief berkata, “Jika kamu tinggalkan bingkisan itu di sini besok kita tidak jadi ujian”. Dari situ saya  melihat ketegasan Pak Arief untuk menjaga nama baik lembaga. Bayangkan jika waktu itu Pak Arief menerima bingkisan tersebut mungkin ada isu “ternyata kaprodi PBSI bisa disuap” untunglah hal itu tidak terjadi.

Berdasarkan penuturan Bu Arju, dulu (mungkin sampai sekarang) ada isu bahwa jika memberikan Korneto (aku gak weruh tulisan sing bener piye) maka nilai skripsinya A, jika ada yang memberikan yang lain maka maksimal dapat B. Hal ini juga dibantah mentah-mentah oleh Bu Arju. Hal itu tidak ada di prodi kita tercinta, PBSI.

Bu Arju dan Pak Arief sependapat mengatakan bahwa dosen akan sangat bangga jika mahasiswa memberikan prestasi yang bagus dalam wujud hasil pengerjaan skripsi bukan dari bingkisan yang diberikan. Meskipun beliau berdua juga tidak menafikan bahwa dosen penguji juga membutuhkan makan dan minum saat menguji mengingat jadwal dosen yang maraton. Saya pun sangat sependapat dengan hal tersebut.

Jadi, ketika ujian skripsi, kerjakanlah ujian skripsi sebagus mungkin. Tidak perlu memberikan bingkisan yang mahal-mahal karena tidak berpengaruh kepada nilai yang akan diberikan. Jika ingin memberikan tanda terima kasih bisa diberikan di lain waktu, yang penting bukan sebelum ujian justru ditafsirkan sebagai sogokan. PBSI punya nama baik jangan diperburuk dengan isu dan gosip yang tidak-tidak. Dosen-dosen PBSI tidak bisa disogok meskipun sogokan yang samar sekalipun.

Di akhir-akhir pembicaraan saya berkata kepada Jatmiko di hadapan Pak Arief dan Bu Arju, “Jat, awake dhewe pas Ujian Skripsi ra usah ngeke’i bingkisan berarti gak popo” Pak Arief mengiyakan dengan berkata, “Ya tidak apa-apa”. Piye rek? Ape ngeke’i opo sok mben nek ujian skripsi?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s